Diterima atau Tidak Permohonan Uji UU Pilkada di MK?

Perjuangan belum usai, dalam tulisan sebelumnya . UU Pilkada tak kunjung Jelas Berangkatlah sudah dan Suka Duka Perdana Mengajukan Permohonan Uji UU perdana telah dituliskan bahwa permohonan uji materi atau gugatan UU Pilkada telah selesai dan disampaikan serta telah diterima di MK. Setelah keluar dari gedung langsung hati serasa plong karena permohonan dapat diselesaikan dalam waktu 1 hari 1 maalam. Sambil jalan pulang mengajak kawan dari medan yang kuliah dijakarta untuk makan malam sekaligus rileks juga.

Seorang teman sebut aja Bang BAS langsung menchek via telepon: “apakah sudah diterima berkas permohonannya?” dan “kapan jadwal untuk sidangnya?” secara singkat saya menjawab bahwa “Berkas sudah diterima tinggal diregister. Dan paling lambat 14 hari setelah register maka sidang perdana sudah dilaksanakan sesuai amanat UU MK Nomor 8 Tahun 2003.”

Bang BAS langsung menanyakan kembali:”apa betul bisa disidangkan, karena banyak juga perkara tahun 2014 yang sudah di daftar namun tidak keluar nomor registernya. Coba lihat websitenya.”

Segera saya menjawab : “ berkas mereka mungkin gak lengkap bang. Disuruh perbaiki mungkin belum diperbaiki juga.” (jawaban untuk menenangkan abang tersebut, walaupun dalam hati sempat was-was juga karena sambil lihat website mahkamah Konstitusi ternyata masih banyak perkara yang masuk namun belum registrasi apalagi mau disidangkan).

Oleh karena itu saya putuskan untuk tinggal lebih lama lagi dijakarta untuk menunggu keluar nomor registrasinya dan mudah-mudahan bisa cepat disidangkan. Apalagi jika harus kembali lagi tentu akan memakan biaya lagi. Besok paginya saya langsung kembali ke MK dengan maksud konsultasi dengan panitera MK tentang materi gugatan, karena dapat UU diperbolehkan untuk berkonsultasi tentang permohonan yang diajukan. Ternyata kita tidak diperbolehkan jumpa dengan paniteranya, sesuai kode etik MK. Disitu saya tersadar bahwa yang diperbolehkan untuk dikonsultasikan dengan panitera hanya kelengkapan administrasi permohonan bukan materi permohonan yang kemungkinan dapat diterima MK atau tidak. Akhirnya saya putuskan kembali ke Pematangsiantar terlebih dahulu, mengingat waktu yang terlalu di jakarta juga membutuhkan dana yang juga tidak sedikit, disamping izin juga tidak untuk waktu yang lama.
Share on Google Plus

About Afdoli ApMsi

Bukan Siapa-siapa, Bisa Jadi Siapa Saja, Untuk Siapa Saja. Simalungun BangKIT (berkemBang dengan Kreatif penuh Inovatif menjadi Terbaik) menuju Indonesia Baru Afdol melalui Cara Indonesia Bangkit dengan Sahabat Indonesia berubah.
Komentar facebook
0 Komentar blog

0 komentar :

Posting Komentar